Menggunakan Channel Pada Google Adsense

Salah satu fitur Google Adsense yang berguna adalah dengan adanya channel atau kanal/saluran. Mungkin banyak yang belum tahu untuk apa kegunaan channel, yang pasti kalau kita bisa menggunakannya dengan benarchannel bisa menjadi sangat bermanfaat.

Kegunaan Channel pada Adsense

Kegunaan channel salah satunya adalah untuk memonitor pendapatan kita. Kita bisa memasukkan iklan kita pada channel yang berbeda, dan dari situ kita bisa memantau pendapatan. Mana channel yang performansinya bagus, dan mana yang tidak.

Sedangkan salah satu kegunaan lainnya adalah sebagai ads placement targeting atau target penempatan iklan. Secara otomatis, Google akan mengatur penempatan iklan pada situs kita. Namun dengan menggunakan channel kita bisa menawarkan tempat-tempat khusus di situs kita kepada pemasang iklan. Dan apabila situs kita memiliki trafik yang tinggi, maka pemasang iklan akan berlomba-lomba memasang tawaran (bid) pada lokasi iklan yang kita tawarkan. Menguntungkan bukan? 😀

Oke, cara menggunakan channel untuk mempromosikan tempat iklan kita kepada pengiklan adalah sebagai berikut :

Pengaturan Adsense Channel

Pengaturan Adsense Channel

Pada bagian nama channel kita isikan nama yang deskriptif dan mengandung keyword tentang isi situs kita. Setelah itu kita pilih ads unit yang akan dimasukkan ke channel tersebut. Nah untuk menawarkan channel ini kepada pengiklan, kita centang di bagian targeting.

Setalah itu, pada bagian ads appear on (lokasi tempat iklan ditampilkan), spesifikasikan halaman mana saja yang akan menampilkan iklan tersebut, pada saya contohnya iklan ditampilkan pada halaman artikel blog.

Kemudian, pada bagian ads location, spesifikasikan dimana posisi iklan berada pada situs. Contonya, top left, middle right, dan sebagainya. Biasanya iklan dengan posisi di bagian atas (top) adalah yang paling diminati.

Nah selanjutnya adalah bagian yang paling penting, yaitu deskripsi tentang tempat iklan yang ditawarkan. Pada bagian ini, kalian sebaiknya menampilkan ukuran iklan, nama situs, keyword situs, dan deskripsi singkat tentang situs. Dan yang perlu diperhatikan, apabila kalian memalsukan informasi yang ada di deskripsi ini, bisa saja kalian terkena warning/alert dari Google. Tergantung kerugian yang dialami oleh pengiklan. Karena itu isilah dengan seakurat mungkin. 🙂

Yang terakhir adalah bahasa situs, isi dengan bahasa yang digunakan pada situs kalian. Setelah itu klik ‘Save/Simpan’

Jadilah channel baru kalian.

Jangan lupa tinggalkan komentar ya!





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

3 Comments

  1. galareal February 22, 2013
  2. boim June 16, 2015
  3. HHRMA Bali June 20, 2016

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!