Tips Aman Berbelanja Online

Jaman sekarang orang bisa mengakses internet dari mana saja. Kegunaan internet pun tidak hanya untuk sekedar browsing mencari informasi, namun hingga sampai ke ranah perdagangan. Transaksi jual beli yang dilakukan secara online sekarang sudah hal yang biasa. Karena itu sebagai orang yang lumayan gemar berbelanja online saya akan berbagi sedikit tips aman belanja di internet.

Ilustrasi Berbelanja Online

Barangnya bagus sih, tapi kok penjualnya mencurigakan… Mmm…

Suatu hari, saya ingin mengganti tas lama saya yang sudah sobek-sobek dengan tas baru.  Pagi harinya, saya langsung browsing internet untuk mencari-cari model tas yang cocok. Kebetulan saya lebih suka model-model tas yang klasik elegan seperti Elle, Elizabeth atau Polo Classic. Walaupun itu untuk tas laptop. Setelah menemukan model yang saya inginkan, saya lantas ‘pergi’ ke toko-toko online. Kemudian saya dapat kontak penjualnya, saya hubungi, sore hari kita janjian ketemu untuk transaksi. Dan akhirnya saya dapat tas baru yang saya inginkan. It was fast, and simple.

Seperti ilustrasi di atas, berbelanja online memang mudah, dan juga menyenangkan. Apalagi bagi tipe-tipe orang seperti saya yang agak malas kalau diajak jalan-jalan ke mall. Dengan belanja online, kita tinggal buka laptop/komputer/tablet, cari barang yang kita inginkan, transaksi, sudah deh kita tinggal janjian atau menunggu barang itu datang.

Namun internet bagaikan pitfalls bagi orang polos yang mudah percaya orang lain mereka yang tidak hati-hati dalam berbelanja online. Banyak pedagang menawarkan barang mereka dengan harga murah, yang pada akhirnya mereka hanya akan menipu kalian. Dan juga banyak modus atau cara-cara lainnya yang bisa mereka gunakan untuk menjerat korban. Karena itu, kita harus selalu waspada dan bisa mengetahui fakes from miles mana seller asli, dan mana penjual yang hanya ingin menipu.

Tips Aman Berbelanja Online

  1. Jangan pernah belanja online di jejaring sosial (Social Networks)
    Seperti judulnya, entah itu Facebook, Twitter dan sebagainya. Jangan pernah berbelanja di sana. Berapa teman Facebook kalian? 1000, 2000? Berapa yang kalian kenali sebagai orang yang asli? Tentu tidak banyak. Begitupun juga dengan penjual di Facebook, ada puluhan ribu penjual di sana. Dan sayangnya kalian tidak bisa menebak mana yang asli dan mana yang palsu. Mungkin ada teman sekolah kalian dulu yang sekarang berjualan lewat Facebook, dan kalian percaya. Kalian membeli barang dari dia, namun ternyata barangnya tidak pernah datang. Ini pengalaman nyata dari teman saya. Karena itu, jejaring sosial hanyalah untuk bersosialisasi, bukan bertransaksi. 
    Jika ada penjual online yang memang benar-benar serius, maka mereka biasanya punya website toko online miliknya sendiri, dan jejaring sosial hanya digunakan untuk promosi dan marketing.
  2. Cari toko online yang aman dan memiliki reputasi bagus
    Ibaratnya berbelanja di mall yang mewah dan di pasar tradisional. Di satu sisi kalian mendapat barang yang berkualitas, namun dengan harga tinggi. Dan di satu sisi kalian mendapat barang berkualitas rendah bahkan buruk, dengan harga yang juga tinggi. lol 😀 Hal ini bukan berarti berbelanja di pasar tradisional selalu merugikan, kalian bisa saja dapat barang berkualitas tinggi dengan harga rendah, asal kalian pintar memilih.
    Begitu juga dengan berbelanja online, carilah pasar atau marketplace yang aman. Beberapa nama besar seperti Kaskus FJB, tokobagus.com, lazada, dan beberapa lainnya. Tapi tetap kuncinya ada di seller, sebagus apapun pasarnya tidak menjamin bahwa semua penjual di situ adalah orang jujur.
  3. Kontak si penjual
    Setelah menemukan barang yang kalian inginkan, kontak seller/penjualnya. Kebanyakan seller masih memakai Blackberry Messenger (so bear with it :D). Tapi kalian juga bisa menghubungi mereka lewat sms, atau chatting. Ngobrol-ngobrol dulu, tanya-tanya tentang barang yang mereka jual. Dari situ kita bisa tahu penjual tersebut serius atau tidak.
  4. Usahakan COD (Cash On Delivery) / ketemuan
    Simpel, dengan ketemuan/COD kita bisa lebih yakin bahwa kita akan mendapatkan barang yang kita inginkan karena kita akan ketemu penjualnya langsung. Itulah kenapa biasanya belanja online di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, lebih menguntungkan. Jika barang harus dikirimkan, jangan lupa minta nomor resi pengiriman. Dan kalian harus tahu kapan barang dikirimkan dan kapan barang akan sampai…
  5. Sense of psychologist
    Yang satu ini memang harus dilatih. 😀 Ya kalau saya jujur sudah biasa… haha. Intinya cari info sebanyak mungkin tentang penjual, karena itu ngobrol-ngobrol sebelum transaksi itu penting. Dari situ kita bisa tahu, “Ooo… orang ini ternyata maunya gini.” “Orang ini kayaknya jual barang yang …” dan sebagainya. Kita bukan berprasangka buruk, kita hanya melindungi supaya diri kita tidak dirugikan. Kalau sempat, coba cari review tentang penjual, bisa lewat google, sejarah transaksi, dan sebaginya. Kalau di forum semacam Kaskus biasanya ada komentar-komentar/testimoni dari pembeli sebelumnya, dan juga mereka punya data seller yang telah di-blacklist. Informasi dari situ bisa sangat berguna.

Happy shopping, and stay safe.

Jangan lupa tinggalkan komentar dan opini kalian ! 😉





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!