Jumlah Ideal Membayar DP (Uang Muka) Rumah

Setelah sebelumnya saya pernah membahas tentang pertimbangan membeli rumah, kali ini saya akan bahas tentang cara atau aturan-aturan ketika kita ingin melakukan Down Payment (DP) atau pembayaran uang muka rumah. Perlu diketahui, aturan ini juga bisa diterapkan ketika kalian ingin cicil mobil, laptop, apartemen atau apapun itu jadi tidak hanya spesifik buat rumah saja. hehe

Aturan Membayar Uang Muka (DP)

Uang muka (DP) | Unsplash Bady
  1. Jumlah Ideal DP Usahakan 30% – 40%
    Sekarang kita bisa membeli rumah dengan DP hanya 10%, mungkin kelihatannya jumlahnya kecil dan terjangkau namun dibalik itu ada konsekuensi yang harus kita ambil, yaitu jumlah cicilan bulanan yang lumayan besar.

    Karena itu sangat dianjurkan untuk membayar uang muka (DP) rumah sekitar 30-40% dari harga total (idealnya), atau paling tidak 25% dari harga rumah. Hal ini akan sangat membantu kita ke depannya.

    Ilustrasi gampangnya, misal ada dua orang A dan B :
    – A beli rumah 700 juta, bayar DP 10% (70 juta)
    – B beli rumah 1 milyar, bayar DP 30% (300 juta)

    Keduanya bakal berakhir dengan jumlah cicilan yang hampir sama, A mempunyai tanggungan cicilan sebesar 630 juta, B 700 juta. Maka pembayaran bulanannya juga sama, padahal jika dilihat dari harga tentu saja rumah B lebih luas bagus dari rumah A karena lebih mahal, seandainya A membayar uang muka lebih besar, maka cicilan bulanannya bisa lebih murah dibanding B.
  2. Usahakan Jangan Cicil DP
    Belakangan ini banyak tawaran ketika kita membeli rumah atau apartemen, kita bisa men-cicil DP-nya. Sehingga kita tidak membayar uang mukanya secara langsung, namun dicicil sebanyak 10x atau 15x. Menurut saya, ketika kita masih perlu untuk men-cicil DP saat hendak membeli rumah, itu tandanya kita belum siap. Dan juga mencicil DP akan memperpanjang waktu KPR kita sepanjang 10-15 bulan, tergantung berapa kali mencicilnya.

    Saran saya lebih baik kalian mengumpulkan uang terlebih dahulu, menabung, berhemat kurangi gaya hidup konsumtif, sehingga pada saat yang tepat kalian bisa membayar DP dengan cara cash 100% lunas.
  3. Pastikan Tabungan Anda 2x Lipat dari Jumlah DP
    Ada prinsip bagus yang diajarkan oleh ibu saya, bahwa ketika kita ingin DP pastikan jumlah uang di tabungan 2x lipat dari besarnya DP tersebut. Contoh kita ingin DP mobil sebesar 40 juta, pastikan kita ada uang di tabungan sebesar 80 juta. Kita ingin DP rumah sebesar 100juta, pastikan di tabungan ada uang 200 juta atau lebih, lebih banyak lebih bagus.

    Kenapa? Karena sewaktu kita DP, ingat bahwa kita belum membeli lunas barang tersebut, kita hanya bayar uang muka nya saja dan masih ada cicilan bulanan ke depannya. Tabungan sebesar 2x DP itu menjadi semacam jaminan bahwa kita masih bisa bayar cicilan beberapa bulan ke depan, andaikan terjadi apa-apa. Dan juga sebagai dana darurat ketika sewaktu-waktu ada kebutuhan khusus yang mendadak, kita masih ada uang di tabungan.
  4. DP Sehingga Cicilan Tidak Lebih dari 30% Gaji Bulanan
    Yang terakhir ini agak ada hitungannya. Jadi misalnya kita mau mencicil sesuatu, usahakan DP kita secukup mungkin, atau lebih besar dari jumlah minimal sehingga jumlah cicilan bulanannya tidak lebih dari 30%.

    Contoh kita punya gaji 10 juta per bulan, ingin mencicil mobil seharga 100 juta selama 10 bulan, jika bunga 0% maka perbulannya kita harus bayar 10 juta untuk cicilan. Nah karena gaji kita 10 juta per bulan, 30%-nya 3 juta, maka besaran uang muka yang harus kita bayar adalah 70 juta, sehingga sisanya nanti tinggal 30 juta, bulanannya sebesar 3 juta selama 10 bulan. Tidak lebih dari 30% total gaji.

Kira-kira itulah hal-hal yang perlu kita perhatikan sebelum membayar DP / uang muka untuk sesuatu, jika kelihatannya berat kita bisa mulai menabung dari sekarang, mulai berhemat dan membatasi gaya hidup konsumtif atau membeli barang-barang yang tidak perlu.

Jangan lupa tinggalkan komentar ya!





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!