Betapa Senangnya Saya Mendengar Tumblr Diakuisisi Yahoo

Oke, pertama-tama mungkin bisa saya katakan kepada kalian bahwa saya adalah pengguna setia layanan-layanan Google, dan entahlah apa sebutannya an avid fans, maybe? Dan sebelumnya perlu kalian ketahui, bagi saya ada tiga jenis pengguna Google, pengguna pertama adalah seperti saya, yang mencoba banyak sekali Google service dari layanan untuk pengguna, hingga layanan untuk pengembang. Pengguna kedua adalah kasual user, mereka pakai Google search engine, GMail, Google Docs, Android, dan web browser Chrome, tapi mereka tidak pernah menginjakkan kaki ke wilayah Google Developers. Dan yang ketiga adalah Google haters, sebisa mungkin mereka memandang perusahaan ini “evil” dan berusaha sebisa mereka untuk menghindari menggunakan layanan Google, termasuk search engine-nya.

Untuk pengguna ketiga, kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk mereka. Ya itu hak-nya. Ada banyak layanan di internet dan adalah kebebasan bagi penggunanya untuk memilih mana yang cocok bagi mereka. By the way, saya awalnya juga pakai Yahoo search engine sekitar tahun 2005 sebelum Ayah saya memperkenalkan Google dengan kata-kata “ini simpel.” Dan sejak saat itu saya mengenal hampir semua layanan-layanan Google sebagai layanan yang, “it’s simple, and it’s just work.

Sekarang mungkin kalian bisa membayangkan, jika perusahaan sekelas Google, dengan layanan yang begitu baiknya saja masih mempunyai banyak haters di luar sana. Bagaimana dengan layanan lainnya, misalnya Tumblr. Yang baru-baru ini dibeli oleh raksasa internet yang hampir bangkrut, Yahoo!, dengan nilai akuisisi lebih dari 10 triliun rupiah dan dibayar secara cash. Padahal Tumblr hanya membukukan pendapatan sebesar 13 million dollar.

Tidak, saya tidak membenci Tumblr, saya juga punya Tumblr. Cuma bagi saya Tumblr bukan pilihan yang tepat. Mungkin kita hanya tidak  cocok. 😀 Tidak ada statistik situs, jarang nongol di search engine, dan kebanyakan hanya berisi teenagers yang me-repost gambar-gambar unik, quotes-quotes dan sebagainya. Tumblr it’s not a serious place for me. Tumblr buat saya seperti Twitter dimana kita bisa mem-posting sebuah postingan blog utuh lengkap dengan foto, musik dan video, bukan sekadar 140 karakter.

Tumblr mengawali karirnya pada tahun 2007 dan sejak saat itu penggunanya terus bertambah banyak. Saya akui banyak sekali tumblr-tumblr inspiratif di luar sana, dan memang penggunanya kebanyakan adalah orang-orang yang narsistik, namun juga kreatif dan eksentrik. Mereka berlomba-lomba mendapatkan followers sebanyak-banyaknya, memposting sesuatu untuk follower mereka, melakukan reblogs, it’s pretty much just as same as Twitter. Namun pengaruhnya memang besar, dan jika kalian melihat desain dan cara kerja WordPress.com sekarang. Boleh dibilang hampir sebagian besar dipengaruhi oleh Tumblr, seperti reblogs, followers, blog feeds dan sebagainya.

Tapi sekarang Tumblr dibeli oleh Yahoo, dan Yahoo berjanji untuk tidak menghancurkannya. Kita bisa bersikap skeptis, karena melihat apa yang sudah Yahoo lakukan pada komunitas foto sharing Flickr, atau kita bisa menganggap positif semoga Yahoo menepati janjinya. Reaksi orang-orang kebanyakan sama seperti waktu Instagram dibeli oleh Facebook. Yang pasti Yahoo akan memasang iklan di Tumblr, banyak iklan. Dan UI/UX Tumblr kalian akan menjadi tidak se-clean sebelumnya. Mungkin ada yang akan kecewa, ada yang menerima apa adanya.

Saya sendiri jujur senang, haha. Kenapa saya merasa senang. Karena saya bisa berkata kepada orang-orang teenagers atau siapapun yang punya Tumblr dan merasa menjadi “orang yang berbeda”, atau orang paling kreatif sedunia, dan semacamnya, “kalian boleh merasa seperti itu, namun boss kalian sekarang Yahoo”. Raksasa tua internet, yang susah payah bertahan hidup di era sekarang. Dan, itu tidak keren. 😉





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!