Review Novel : The Murder of Roger Ackroyd oleh Agatha Christie

Novel ini adalah novel terakhir yang saya baca di masa-masa menjelang sidang tugas akhir hehe. Diterbitkan dengan judul bahasa Indonesia, “Pembunuhan atas Roger Ackroyd” novel ini boleh dibilang adalah salah satu karya masterpiece Agatha Christie. Ditulis pada tahun 1926, novel ini diklaim memiliki plot yang berbeda dibandingkan dengan novel detektif lainnya. Yaitu ada twist yang tak terduga di akhir cerita. Sehingga menobatkannya sebagai novel Agatha yang paling kontroversial.

Saya sudah sedikit lupa tentang ceritanya :p, maklum karena selesai baca novel ini sudah sejak bulan Mei yang lalu. Novel ini berlatar belakang di sebuah desa fiktif di Inggris bernama King’s Abbott. Kisah dalam buku ini dinarasikan oleh Dr. James Sheppard, yang berperan sebagai asisten Poirot. Cerita dimulai dengan kematian Mrs. Ferrars, seorang janda kaya yang dirumorkan telah membunuh suaminya sendiri. Kematiannya pada awalnya dipercaya sebagai sebuah kecelakaan, hingga Roger Ackroyd, seorang duda yang berharap untuk bisa menikahi Mrs. Ferrars menemukan bahwa dia mengakui telah membunuh suaminya dan kemudian memutuskan untuk bunuh diri. Beberapa saat setelah Roger menemukan fakta ini, dia kemudian dibunuh.

Pembunuhan atas Roger Ackroyd

Pembunuhan atas Roger Ackroyd

Poirot yang baru saja pindah dari kota ke desa tersebut, kemudian diminta tolong untuk menangani kasus ini. Seiring cerita berjalan, pembaca akan diperkenalkan dengan beberapa karakter lain. Pada awalnya, pembaca dibawa untuk menduga bahwa pelaku utama kasus ini adalah Ralph Paton, seorang laki-laki yang bertunangan dengan Flora Paton yang merupakan anak tiri dari Roger Ackroyd. Roger Ackroyd sendiri adalah seseorang bangsawan yang kaya raya, dan tentunya warisan darinya akan jatuh ke tangan Flora Paton, apabila Roger meninggal. Beberapa barang bukti yang penting memang menunjukkan bahwa Ralph-lah pelakunya. Namun seperti biasa, Poirot berhasil menaklukkan kasus ini dengan brilian, dan mengungkap siapakah pembunuh sebenarnya.

Sepertinya cukup sekian review dari saya, takutnya kalau saya teruskan nanti malah membuka spoiler alert. 😀 Oh iya, novel “Pembunuhan atas Roger Ackroyd” ini mendapatkan banyak penghargaan dan tanggapan positif. Salah satunya berasal dari The New York Times Book Review sebagai berikut, “There are doubtless many detective stories more exciting and blood-curdling than The Murder of Roger Ackroyd, but this reviewer has recently read very few which provide greater analytical stimulation.”





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

2 Comments

  1. XRumerTest February 14, 2015

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!