Menjajal Modem Bolt! 4G LTE Pertama di Indonesia

Bagi kalian yang penasaran ingin mencoba kecepatan jaringan 4G/LTE, PT. Internux dengan modem Bolt!-nya sudah menghadirkan jaringan 4G yang diklaim 10x lebih cepat untuk pengguna di wilayah Jabodetabek.

Oke, paragraf pertama di atas mungkin terkesan promosi banget dan formal seperti layaknya surat kabar lainnya. 😀

But, seriously guys… jadi saya tadi pagi pergi ke Pejaten Village untuk mendapatkan modem 4G pertama di Indonesia ini. Berhubung masih promo, sejuta orang pertama bisa membeli modem Bolt! ini hanya dengan harga sekitar USD $25, dari harga aslinya yang sekitar USD $74.

Setelah beli dan aktivasi, saya langsung mencoba mengetesnya dari dalam mall. Lokasinya di Jakarta Selatan dan masih tercakup ke dalam area coverage dari jaringan 4G milik si Bolt!. Saya tes lewat hape, dan hasilnya lumayan mengejutkan. 🙂 Bolt! di sana mempunyai kecepatan download hingga 25.76 Mbps, dan upload sekitaran 7.5 Mbps.

boltsmap

Bolt! 4G LTE Speed Test

Melihat hasil speed test-nya, saya langsung penasaran untuk mencobanya di rumah. Berhubung tempat tinggal saya ada di daerah Mampang Prapatan, yang karena kesibukan dari Kuningan dan Sudirman, jadi terkenal sebagai daerah yang susah sinyal. Tapi karena mbak-mbak SPG-nya SPG-nya biasa aja kok, gak begitu cantik 🙂 bilang daerah itu masih termasuk cakupan area Bolt!, maka, oke deh… boleh dicoba.

Dan lagi tempat tinggal saya ada di lantai tiga, dan di tempat tertutup jendela sih masih ada, cuma jarang dibuka 🙂 maka saya pun tanya lagi soal itu ke mbak-mbak SPG-nya Bolt!. Pertanyaan saya dijawab dengan memberitahukan bahwa batas maksimal penggunaan Bolt! adalah di lantai 10. Jadi bagi kalian yang tinggal di apartemen lantai 11 ke atas mungkin tidak bisa menikmati jaringan 4G Bolt! ini.

Radius coverage dari modem Bolt! ini adalah 10 meter, jadi kalo ngenet laptopnya jangan berada terlalu jauh dari modem. Usahakan berada di dekatnya. Modem Bolt! ini juga ternyata tidak bisa dipakai di basement, atau di bangunan yang ada tembok beton-nya. Jika kalian suatu ketika terpaksa berlindung di dalam bunker karena suatu sebab, say good bye pada… jaringan 4G LTE Bolt! ini.

Ada tiga jenis modem Bolt! 4G yang dijual, saya beli yang modem sekaligus ada wi-fi nya. Wi-fi modem ini bisa dipakai untuk maksimal 8 orang, tapi karena saat ini saya masih sendirian so pretty much this is more than enough for me. Modem yang paling murah adalah model USB dongle mirip dengan modem-modem Huawei yang banyak di pasaran. Harganya sekitar USD$17 dan harus dicolok ke USB untuk menggunakannya. Sedangkan model yang terakhir semacam home wireless router, terlalu besar buat saya.

bold

Modem Bolt! 4G LTE

Sesampainya di rumah, saya pun iseng untuk mem-benchmark performansi modem ini dibandingkan dengan modem-modem lainnya.

Oke, let’s see… Saya ada modem Smartfren Mini Router yang berjalan di jaringan CDMA 2000 1 x EV-DO Rev. B dan modem Telkomsel FLASH yang saya belikan paket Ultima 3GB/bulan yang berjalan di jaringan 3.75G kecepatan maksimal 7.2 Mbps.

Perbandingan Bolt! 4G, TSEL Flash 3.75G dan Smartfren EV-DO Rev. B

3 modem yang akan di-test

3 modem yang akan di-test

Oke, tools yang saya gunakan adalah seperti biasa, speedtest.net. 😀 Saya melakukan tiga kali pengujian dan diambil hasil yang terbaik.

Kecepatan

Smartfren, modem yang saat ini sedang populer. Ternyata mendapat grade B dengan klaim lebih cepat dari 68% internet di Indonesia.

Smartfren EV-DO Rev. B speed test

Smartfren EV-DO Rev. B speed test

Telkomsel Flash kelihatannya lumayan kepayahan… Mendapat grade C-

TSEL Flash Ultima 3.75G speed test

TSEL Flash Ultima 3.75G speed test

Dan Bolt!… dengan 4G LTE-nya mendapat Grade A dan lebih cepat dari 89% internet Indonesia. Menandakan bahwa jaringan ini benar-benar 4G baru di negeri ini.

Bolt! Speed test

Bolt! Speed test

Oke, kenapa kok kecepatan Bolt! lebih kecil dibandingkan saat saya mengetesnya di mall? Mungkin seperti yang saya bilang di atas bahwa area saya (Mampang) termasuk area susah sinyal. 😀 Walaupun begitu Bolt! masih berjaya dengan kecepatan hingga 5.11 Mbps.

Winner : Bolt!

Ekonomi

Inilah perbandingan harga paket dari ketiga modem di atas :
Smartfren : IDR 50k untuk kuota 2GB selama sebulan
TSEL FLASH : IDR 60K untuk kuota 3GB selama sebulan
Bolt! : perdana (8GB/bulan), untuk berikutnya IDR 45K untuk kuota 4GB selama sebulan

Winner : Bolt!

Kesimpulan

Dari hasil pengujian di atas, apakah lantas kalian harus membeli modem Bolt! dan berpindah ke jaringan 4G LTE? 😀

Sebenarnya saya sendiri pada awalnya kurang yakin, karena yang membuat saya heran kenapa kok bukan pemain-pemain besar seperti Telkomsel, Indosat yang menyediakan jaringan 4G LTE untuk pertama kali di Indonesia. Namun malah Bolt! yang sepertinya muncul entah darimana :D,  dan untuk jaringannya mereka ternyata bekerjasama dengan First Media.

Saya sempat tanya, bagaimana untuk perkembangan ke depannya? Dan rencananya mereka akan melebarkan area cakupan ke kota Bandung.

Tapi dari hasil pengujian di atas, dan setelah mencobanya sendiri ternyata memang bisa diandalkan. Mungkin karena masih promosi, sehingga harga paketnya lebih murah daripada yang lain.

Apakah kalian harus beli? Saya sarankan jangan, karena dengan bertambah banyaknya pengguna takutnya akan mengganggu keasyikan saya berinternet cepat dengan jaringan 4G LTE 😀

Salam.





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

10 Comments

  1. rahmatullail February 3, 2014
  2. candra February 28, 2014
  3. Avil April 15, 2014
  4. ucan May 25, 2014
  5. uta September 23, 2014
  6. jojo rakasiwa November 4, 2014
    • Hafizh Herdi Naufal November 10, 2014

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!