Belajar Membuat Aplikasi Android Menggunakan Kotlin di Android Studio

Hi semuanya, bisa dibilang TWOH’s Engineering termasuk terlambat dalam belajar bahasa Kotlin, yang sebenarnya sudah mulai booming sejak tahun lalu. Dimulai dari teman saya yang sering mengingatkan, “Fizh, kok TWOH belum nulis tutorial soal Kotlin?” Kemudian, “Udah ditulis belum tutorial Kotlin-nya?” Sampai terakhir kali dia bilang, “Kalo lu nulis tutorial Kotlin sekarang udah telat sih.” 😀 Sebenarnya bukan bermaksud untuk menunda-nunda, saya hanyalah menunggu hingga things got stable and settled. Tunggu sampai stabil dulu. Dan sekarang setelah Kotlin resmi diakui sebagai official programming language untuk Android ditambah Android Studio sudah support Kotlin mulai dari versi tiga, maka dari itu TWOH’s Engineering pun mulai sekarang akan menulis tutorial tentang Kotlin di Android. 🙂

Apa itu Kotlin ?

Sebelumnya mari kita berkenalan dulu dengan Kotlin, Kotlin adalah statically-typed programming language (bahasa pemrograman yang variable-nya harus didefine terlebih dahulu tipe-nya apakah String, Integer, etc) yang bisa running di JVM dan dibuat oleh JetBrains programmers yang berbasis di St. Petersburg, Rusia (St. Petersburg juga menjadi inspirasi brand streetwear terkenal, Гоша Рубчинский).

Rusia memang keren (Гоша Рубчинский)

Rusia memang keren (Гоша Рубчинский)

Buat saya personal keuntungan yang paling penting adalah sintaks2nya pendek, sehingga tidak membuat capek ngoding, ngga kayak Java yang sintaks-nya panjang-panjang. 😀

Oke itulah sedikit mengenai Kotlin, sekarang kita langsung coba bikin program-nya.

Membuat Aplikasi “Hello World” di Android Menggunakan Kotlin dan Android Studio

Seperti biasa kita akan memulai dengan belajar membuat aplikasi “Hello World” di Kotlin. Karena sekarang Kotlin sudah officially di-support oleh Google menjadi bahasa pemrograman resmi untuk Android, maka untuk membuatnya kalian hanya butuh meng-update (atau bagi yang belum punya, bisa menginstall) Android Studio versi 3 ke atas, yang sudah support Kotlin built-in. Sehingga tidak perlu repot-repot install plugin seperti di versi-versi sebelumnya.

Tampilan Android Studio 3

Tampilan Android Studio 3 yang sudah support Kotlin

Oke jika kalian sudah selesai meng-update Android Studio ke versi 3++. Maka kita bisa langsung bikin project Kotlin baru dengan cara klik File > New > New Project, pada menu toolbar di bagian atas Android Studio. Atau seperti pada gambar di bawah.

New Project Android Studio

New Project Android Studio

Kemudian kalian akan dibawa menuju dialog step-by-step “Create New Project”, pada step pertama saat kalian memasukkan nama aplikasi, package dan sebagainya, tinggal centang pada checklist “Include Kotlin support”. Maka aplikasi kalian akan support menggunakan bahasa Kotlin secara otomatis.

Kotlin Support Android Studio

Kotlin Support Android Studio

Setelah itu, untuk step-step selanjutnya kalian isi saja seperti biasa (contohnya bisa dilihat di sini). Apabila sudah selesai, klik Finish, dan voila, aplikasi Android yang menggunakan Kotlin pertama kalian sudah selesai dibuat!

Kotlin project structure Android Studio

Kotlin project structure Android Studio

Apabila kalian lihat di gambar di samping, struktur project Android menggunakan Kotlin tidak jauh berbeda. Bedanya hanyalah file-file yang biasanya berupa file .java, digantikan menjadi file-file Kotlin yang ber-ekstensi .kt .

Selain itu isi dari file Manifest.xml nya masih sama, file-file layout nya juga tetap sama menggunakan xml. Begitu juga untuk icon-icon, nama package, dan sebagainya. Bedanya hanyalah source code menjadi file Kotlin ber-ekstensi .kt semua.

Jika kalian perhatikan lagi, ada tambahan baru lagi yaitu project Kotlin ini otomatis menyertakan dua buah test class, yaitu unit test dan instrumental test. Yang bisa digunakan untuk testing aplikasi kalian. Bagaimana caranya? Nanti akan coba saya jelaskan di postingan lain. 🙂

Source code Kotlin untuk Android

Kalian sudah melihat struktur dari project Android Kotlin, lantas bagaimana isi dari source code-nya? Tidak usah penasaran, langsung buka saja file MainActivity.kt maka kalian akan menemukan source code yang simpel seperti di bawah :

package co.twoh.kotlin.twohkotlin

import android.support.v7.app.AppCompatActivity
import android.os.Bundle

class MainActivity : AppCompatActivity() {

    override fun onCreate(savedInstanceState: Bundle?) {
        super.onCreate(savedInstanceState)
        setContentView(R.layout.activity_main)
    }
}

Sederhana sekali bukan? Sebenernya ini karena aplikasinya masih simpel juga 😀 Jika kalian lihat pada source code di atas, bagian package dan import masih sama seperti pada Java, demikian dengan bagian pemanggilan super class dan set layout-nya. Perbedaan antara Kotlin dan Java ada pada hal-hal di bawah ini :

  • extends class diganti menjadi “:”
  • tidak perlu tanda titik koma “;” di ujung baris
  • override tidak lagi berformat annotation menggunkan “@”
  • “fun” menandakan fungsi / method (jika tidak ada return value)
  • variabel didefine menggunakan nama variable, kemudian tipe variable. Berbeda dengan Java yang mendefine tipe variabel dahulu, baru kemudian nama variable nya.
  • seiring dengan pembelajaran pasti akan menemukan banyak hal baru yang berbeda… 🙂

Menjalankan Aplikasi Kotlin di Android

Run app

Untuk menjalankan aplikasi Android yang dibuat menggunakan Kotlin di Android Studio, caranya sama seperti menjalankan aplikasi Android berbasis Java. Yaitu cukup dengan menekan Shift + F10, atau dengan mengklik tombol panah hijau pada toolbar bagian atas Android Studio, dengan terlebih dahulu memilih nama module yang ingin dijalankan.

Ketika kita klik tombol hijau tersebut, tunggu beberapa saat maka akan muncul tampilan aplikasi Android yang kita buat pada device/emulator kita :

Aplikasi Hello World Kotlin

Aplikasi Hello World Kotlin

Aplikasinya sama persis dengan aplikasi Hello World Android yang kita buat menggunakan Java. Bedanya ini ditulis menggunakan Kotlin.

Download Project Dasar Android Studio di GitHub (Updated [last-modified])

Bagi kalian yang malas mengikuti step by step nya, bisa langsung download source code project Kotlin nya di GitHub saya. 🙂





Download aplikasi kami di Google Play Store


Tutorial Menarik Lainnya :

Leave a Reply